Tuesday, Jul 21, 2026

Teheran Bersiap Sambut Ratusan Ribu Pelayat, Puluhan Negara Nyatakan Hadir di Pemakaman Ali Khamenei


Kota Teheran sebelum di bombardir amerika dan israel

TEHERAN – Perhatian dunia tertuju ke ibu kota Iran menjelang prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Pemerintah Iran menyatakan seluruh persiapan telah memasuki tahap akhir untuk menyambut ratusan ribu pelayat serta delegasi internasional yang diperkirakan menghadiri rangkaian upacara penghormatan terakhir. Gubernur Teheran Mohammad Sadegh Motamedian mengungkapkan, hingga saat ini lebih dari 45 negara telah mengonfirmasi kesiapan mengirimkan perwakilan resmi. Delegasi yang dijadwalkan hadir terdiri atas kepala negara, presiden, perdana menteri, pimpinan parlemen, wakil ketua parlemen, hingga utusan khusus. "Sejauh ini, lebih dari 45 negara telah mengumumkan kesiapan mereka untuk berpartisipasi di berbagai tingkatan. Insya Allah, mereka akan menghadiri upacara," ujar Motamedian.

Rangkaian penghormatan terakhir akan dimulai pada Sabtu (4/7/2026) di Imam Khomeini Mosalla, Teheran. Selama dua hari pertama, pemerintah Iran membuka kesempatan bagi masyarakat dan peziarah dari berbagai daerah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei. Motamedian mengatakan pemerintah juga mengundang umat Islam dari berbagai negara untuk hadir dalam prosesi tersebut.

Pada Minggu (5/7/2026), agenda akan dilanjutkan dengan pelaksanaan doa bersama di Mosalla pada pagi hari. Setelah itu, masyarakat masih diberi kesempatan mengikuti prosesi penghormatan hingga malam hari sebelum memasuki persiapan acara puncak yang dijadwalkan berlangsung Senin (6/7/2026). Pemerintah Teheran mengantisipasi membludaknya jumlah pelayat dengan menyiapkan berbagai fasilitas akomodasi dan layanan pendukung. Masjid-masjid di ibu kota disebut mampu menampung sekitar 500.000 hingga 600.000 orang.

Selain rumah-rumah ibadah, sejumlah stadion besar seperti Azadi dan Shiroudi juga disiapkan sebagai lokasi tambahan untuk menampung para peziarah. Tidak hanya itu, sebanyak 150 taman kota telah ditetapkan sebagai kawasan penampungan sementara. Bulan Sabit Merah Iran juga menyiapkan kapasitas lebih dari satu juta tenda untuk mengakomodasi para pelayat yang diperkirakan datang dari berbagai wilayah Iran maupun luar negeri. Menurut Motamedian, seluruh fasilitas pendukung telah dipersiapkan agar pelaksanaan pemakaman berjalan tertib dan mampu melayani jumlah pengunjung yang sangat besar.

Sorotan media internasional terhadap prosesi ini juga diperkirakan sangat tinggi. Ratusan jurnalis dari dalam dan luar negeri dijadwalkan mulai tiba di Teheran sejak Sabtu untuk meliput seluruh rangkaian acara. "Semua jaringan media internasional memusatkan perhatian mereka pada Teheran," kata Motamedian. Prosesi pemakaman umum akan digelar pada Senin (6/7/2026), kemudian dilanjutkan dengan agenda penghormatan di Kota Qom pada Selasa (7/7/2026). Sementara itu, prosesi terakhir sekaligus pemakaman Ali Khamenei dijadwalkan berlangsung di Makam Imam Reza, Mashhad, pada Kamis (9/7/2026).

Sebelumnya, pemakaman Khamenei sempat direncanakan berlangsung tidak lama setelah kabar wafatnya pada Februari lalu. Namun pelaksanaan tersebut ditunda akibat situasi konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Selain lebih dari 45 negara yang telah menyatakan kesiapan hadir, berbagai laporan menyebut delegasi pemerintahan, pejabat tinggi, serta tokoh agama dari lebih dari 90 negara diperkirakan mengikuti rangkaian penghormatan tersebut. Di antara nama yang disebut akan hadir ialah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif beserta perwakilan tingkat tinggi dari Rusia, China, India, dan Irak. Besarnya jumlah delegasi internasional dan pelayat yang diperkirakan memadati Teheran menjadikan prosesi pemakaman Ali Khamenei sebagai salah satu agenda kenegaraan terbesar di kawasan Timur Tengah sepanjang tahun 2026. (BNU)

author

27DERAJAT.COM

Teheran Bersiap Sambut Ratusan Ribu Pelayat, Puluhan Negara Nyatakan Hadir di Pemakaman Ali Khamenei

Please Login to comment in the post!

you may also like