Tuesday, Jul 21, 2026

Kebutuhan Darah di Palembang Capai 7.000 Kantong per Bulan, BPKARSS Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis di Stasiun LRT


Ketua PMI sambangi pendonor darah di LRT Bumi Sriwijaya

PALEMBANG – Kebutuhan darah di Kota Palembang masih menjadi tantangan besar bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang. Sedikitnya 7.000 kantong darah harus tersedia setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pasien di berbagai rumah sakit. Sementara itu, setiap harinya permintaan darah mencapai 150 hingga 260 kantong, sehingga keberadaan pendonor sukarela menjadi faktor utama dalam menjaga ketersediaan stok darah. Kondisi inilah yang mendorong berbagai pihak terus memperkuat kolaborasi melalui kegiatan donor darah, salah satunya yang digelar Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) di Stasiun LRT Bumi Sriwijaya.

Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, mengatakan tingginya kebutuhan darah harus diimbangi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor rutin. Menurutnya, kebutuhan transfusi darah di rumah sakit tidak pernah berhenti karena setiap hari selalu ada pasien yang membutuhkan, mulai dari korban kecelakaan, ibu melahirkan, pasien operasi hingga penderita penyakit tertentu. Karena itu, PMI terus mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama.

"Alhamdulillah, bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-8 LRT Sumatera Selatan yang jatuh pada 23 Juli 2026, kita bersyukur masih dapat bersama-sama mendukung misi kemanusiaan. Namun kebutuhan darah di Palembang masih sangat besar. Setiap bulan kami harus menyediakan sekitar 7.000 kantong darah, sementara stok yang tersedia masih sering mengalami kekurangan. Kami mengajak masyarakat yang sehat untuk rutin mendonorkan darahnya agar semakin banyak nyawa yang dapat diselamatkan," ujar Dewi.

Ia juga meluruskan anggapan bahwa donor darah dapat melemahkan tubuh. Justru sebaliknya, kata Dewi, donor darah memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor karena membantu proses regenerasi sel darah merah sehingga sirkulasi darah menjadi lebih baik. Selain itu, donor darah secara rutin juga dapat menjadi sarana pemantauan kesehatan karena setiap pendonor akan melalui pemeriksaan kesehatan sebelum darahnya diambil. "Kalau darah tidak pernah diregenerasi tentu kurang baik. Dengan donor darah secara rutin, mudah-mudahan tubuh menjadi lebih sehat dan kualitas darah tetap terjaga," katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan stok darah PMI sekaligus memperingati HUT ke-8 LRT Sumsel, BPKARSS bekerja sama dengan PMI Kota Palembang dan Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kesehatan menggelar aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026, di Stasiun LRT Bumi Sriwijaya. Tidak hanya mengajak masyarakat berdonor, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian 60 paket sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kepala BPKARSS, Rode Paulus, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen LRT Sumsel untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat langsung. Selain mendukung penyediaan stok darah PMI, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara BUMN, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan publik. "Kami berharap selama rangkaian HUT ini semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi menjadi pendonor sehingga stok darah PMI dapat terus terpenuhi. Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahunnya," ujarnya.

Selain donor darah, masyarakat dan para penumpang LRT juga dapat memanfaatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan Dinas Kesehatan Kota Palembang. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga pemeriksaan IVA Serviks sebagai upaya deteksi dini kanker serviks bagi perempuan. Untuk menjaga kualitas pelayanan, kuota pemeriksaan dibatasi sebanyak 40 peserta setiap hari, sehingga setiap peserta dapat memperoleh pemeriksaan secara maksimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Hj. Fenty Aprina, M.Kes., Sp.KKLP, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun BPKARSS bersama PMI Kota Palembang. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa pelayanan transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk memeriksakan kesehatan sekaligus mendonorkan darah. Dengan meningkatnya jumlah pendonor sukarela, kebutuhan sekitar 7.000 kantong darah setiap bulan di Kota Palembang diharapkan dapat terpenuhi, sehingga pelayanan bagi pasien di berbagai rumah sakit tetap berjalan optimal dan tidak terkendala keterbatasan stok darah.(Bnu)

author

27DERAJAT.COM

Kebutuhan Darah di Palembang Capai 7.000 Kantong per Bulan, BPKARSS Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis di Stasiun LRT

Please Login to comment in the post!

you may also like