- by nain
- Oct, 08, 2025 00:00
PALEMBANG — Aksi kejar-kejaran antara polisi dan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor menggegerkan warga di kawasan Ilir Timur II, Kota Palembang. Peristiwa yang terjadi baru-baru ini di area salah satu hotel itu berakhir dengan penangkapan dua tersangka yang diketahui telah berulang kali melakukan aksi serupa.
Dua masing-masing pelaku berinisial MR (22), warga Jalan Bendungan, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Kemuning, serta AR (18), warga Jalan Mangkubumi, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II. Keduanya diduga sudah sembilan kali melakukan pencurian motor di wilayah hukum Polrestabes Palembang.
Aksinya sempat menjadi tontonan warga sekitar. Sejumlah orang bahkan merekam detik-detik penangkapan dan membagikannya di media sosial hingga viral.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Musa Jedi P membenarkan penangkapan tersebut pada Rabu (18/2). Ia memastikan kedua tersangka merupakan residivis kasus curanmor. “Benar , dua pelaku curanmor yang meresahkan warga berhasil diamankan setelah laporan korban kami tindak lanjuti,” dia.
Pengungkapan kasus berawal dari laporan korban Hasril (37), yang kehilangan sepeda motor Honda BG 2173 AAY pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Sekip Tengah, Kecamatan Kemuning. Motor itu diparkir di samping rumah, namun keesokan harinya sudah hilang saat hendak digunakan istrinya. Korban mengalami kerugian sekitar Rp16 juta.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pelacakan hingga menemukan keberadaan kedua pelaku. Saat hendak ditangkap di kawasan Veteran, keduanya mencoba melarikan diri sehingga terjadi pendinginan. “Pelaku sempat kabur, tapi berkat kesigapan anggota akhirnya berhasil diamankan,” jelas Musa Jedi didampingi Kanit Ranmor Jhoni Palapa.
Dari hasil pengembangan, petugas menyita tiga sepeda motor yang diduga hasil kejahatan, yakni Honda Beat putih merah, Beat putih biru tanpa bodi, serta Beat hitam. Polisi juga mengamankan pakaian yang dipakai pelaku saat beraksi berupa kaos hitam, jaket parasut hitam, dan dua celana jeans biru.
Kapolrestabes Sonny Mahar Budi Adityawan melalui Kasat Reskrim menegaskan masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam jaringan curanmor lain di wilayah kota. Polisi juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.(Zul)