Tuesday, Jul 21, 2026

Feby Deru Ajak Pemuda Sumsel Lestarikan Batik Daerah, Dorong Lahirnya Wirausaha Kreatif Berdaya Saing


ketua PKK Sumsel Feby HD hadir dalam Busaa karya

PALEMBANG – Semangat melestarikan warisan budaya sekaligus membangun ekonomi kreatif terus digaungkan di Sumatera Selatan. Melalui kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumsel, digelar pelatihan Level Up Your Skill 2026: Pemuda Kreatif "Seni Membatik Era Baru" di Hotel Salatin Palembang, Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal sekaligus mengembangkan batik khas Sumsel sebagai identitas budaya yang bernilai ekonomi.

Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengajak para peserta untuk tidak hanya belajar teknik membatik, tetapi juga memahami makna dan filosofi yang terkandung di balik setiap motif batik khas daerah. Menurutnya, batik merupakan warisan budaya yang sarat nilai, sehingga perlu dijaga dan dikembangkan oleh generasi muda.

Feby Deru menegaskan bahwa proses membatik membutuhkan kesabaran, ketelitian, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya. Karena itu, ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal lahirnya para pengrajin batik muda yang mampu menciptakan karya berkualitas sekaligus mengembangkan usaha mandiri di daerah masing-masing.

"Saya ingin peserta yang hadir benar-benar mau menjadi pelaku usaha batik yang ahli, sehingga ilmunya bisa diteruskan di daerah asal. Dengan ketekunan, usaha apa pun pasti membuahkan hasil," ujar Feby Deru memberikan motivasi kepada seluruh peserta.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. M. Alfajri Zabidi, mengatakan pelatihan ini diikuti oleh 100 pemuda yang merupakan perwakilan dari 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang kreatif, produktif, serta mampu memanfaatkan potensi budaya lokal menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Ia menjelaskan, pengembangan keterampilan membatik juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis budaya. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menghasilkan produk batik yang memiliki ciri khas daerah, inovatif, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Melalui sinergi antara Dispora dan Dekranasda Sumsel, pelatihan "Seni Membatik Era Baru" diharapkan menjadi salah satu motor penggerak lahirnya wirausaha muda kreatif sekaligus mendukung program prioritas 100.000 Sultan Muda di Sumatera Selatan. Dengan semakin banyak pemuda yang mencintai dan mengembangkan batik khas daerah, warisan budaya tidak hanya tetap lestari, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Bnu)

author

27DERAJAT.COM

Feby Deru Ajak Pemuda Sumsel Lestarikan Batik Daerah, Dorong Lahirnya Wirausaha Kreatif Berdaya Saing

Please Login to comment in the post!

you may also like