- by 27DERAJAT.COM
- Mar, 21, 2025 03:13
PALEMBANG — Dai kondang Abdul Somad menjadi khatib dalam pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Assa'adah Markas Polisi daerah Provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan itu dilaksanakan Jumat (13/3) sekitar pukul 13.00 WIB, dengan tema manusia diciptakan dengan satu tujuan beribadah kepada Allah SWT.
Shalat Jumat tersebut diikuti langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho bersama para pejabat utama dan ratusan personel kepolisian. Suasana ibadah berlangsung khusyuk di tengah momentum bulan Ramadhan serta persiapan pengamanan Idul Fitri.
Dalam khutbahnya, Abdul Somad menegaskan bahwa tujuan utama manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Namun menurutnya, ibadah tidak hanya terbatas pada ritual seperti shalat, puasa, dan zikir.
Ia menjelaskan bahwa seluruh aktivitas kehidupan dapat bernilai ibadah jika dijalankan dengan niat yang ikhlas dan penuh tanggung jawab.
“Setiap pekerjaan bisa menjadi ibadah jika dilakukan karena Allah dan dijalankan dengan amanah,” ujar Abdul Somad dalam khutbahnya.
Ia mencontohkan berbagai profesi yang dapat bernilai ibadah, mulai dari tenaga medis yang merawat pasien, pejabat yang melayani masyarakat, hingga aparat penegak hukum yang menjaga keadilan.
Dalam konteks kepolisian, ia menegaskan bahwa penegakan hukum yang dilakukan secara adil merupakan bentuk ibadah yang memiliki nilai besar di sisi Allah.
Abdul Somad juga mengingatkan bahwa pemimpin yang adil termasuk golongan yang mendapat perlindungan Allah pada hari kiamat. Sebaliknya, jabatan dan kekuasaan merupakan amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban.
“Jabatan adalah amanah. Kekuasaan bukan untuk disalahgunakan, tapi untuk menegakkan keadilan,” tegasnya.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menilai khutbah tersebut sangat relevan bagi seluruh anggota kepolisian yang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pesan spiritual tersebut menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian bukan sekedar pekerjaan, tetapi juga tanggung jawab moral dan keagamaan.
“Seragam yang kami kenakan adalah amanah. Tugas yang kami jalankan harus menjadi ladang ibadah untuk melayani masyarakat dan negara,” ujar Sandi Nugroho.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan pelatihan rohani merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di tubuh Polri.
Menurutnya, penguatan spiritual diharapkan dapat membantu personel menjalankan tugas secara jujur, adil, dan humanis.
“Kami ingin membangun personel yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan keimanan yang kuat,” ujar Nandang.
Pelaksanaan Shalat Jumat tersebut berlangsung penuh kekhidmatan. Momentum Ramadhan yang beriringan dengan persiapan pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat Musi 2026 membuat kegiatan pelatihan rohani ini semakin bermakna bagi seluruh personel Polda Sumsel yang bersiap menjalankan tugas pengamanan Idul Fitri.( Zul)