- by M. Sultan
- Feb, 17, 2025 21:25
PALEMBANG — Seorang anak perempuan berusia 12 tahun di kawasan Gandus, Palembang, alami berpikir seksi oleh orang tidak dikenal setelah nonton tari India.
Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/1414/V/2026/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumatera Selatan, tertanggal 3 Mei 2026.
Informasi dihimpun, Peristiwa itu terjadi Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Karang Sari, Kecamatan Gandus.
Korban berinisial PS (12), seorang pelajar, diduga menjadi korban setelah sebelumnya keluar rumah bersama temannya untuk menonton pertunjukan.
Dalam perjalanan pulang, keduanya dihampiri seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan mengenakan jaket ojek online. Menurut keterangan awal, pelaku sempat menawarkan tumpangan serta iming-iming uang dan minuman.
Namun, tawaran tersebut ditolak oleh korban dan Saksi. Pelaku kemudian diduga memaksa korban, sementara Saksi yang ketakutan melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua korban.
Orang tua korban, yang menerima informasi dari saksi, langsung melakukan pencarian. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi berjalan seorang diri dan selanjutnya mengungkapkan dugaan kekerasan yang dialaminya disekitar lapangan burung yang cukup sepi.
Kasus ini kini dalam penanganan intensif pihak kepolisian. Petugas telah melakukan klarifikasi terhadap pelapor, korban, serta saksi, dan membawa korban untuk menjalani visum et repertum di RS Bhayangkara Palembang guna penyelidikan kepentingan.
Kapolsek Gandus AKP Made Budhi harta saat dikonfirmasi membenarkan jika ada ya kejadian itu. Pihaknya mengungkapkan jika kasus itu terjadi dalam proses penyelidikan.
“Anggota kita dari Polsek dan tim Polrestabes Palembang tengah melakukan penyelidikan. Kasus ini menjadi atensi dan mudah mudahan dalam waktu singkat pelaku bisa ditangkap,” tegasnya.
Saat ini korban masih dalam perawatan medis di RS Bhayangkara Polda Sumsel. Dan masih dalam pendampingan. Polisi menyatakan identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan dan saat ini tengah dilakukan batubara. Aparat juga mengumpulkan sejumlah bukti serta keterangan tambahan untuk mengungkap pelaku.(Zul)