Wednesday, Jun 3, 2026

Motif Ilmu Hitam Dua Makam Dibongkar di Tugumulyo


Motif Ilmu Hitam Dua Makam Dibongkar di Tugumulyo

MUSIRAWAS — Dua makam di Tempat Pemakaman Umum Desa G1 Mataram, Kecamatan Tugumulyo, dibongkar orang tak dikenal dan membuat warga geger. Peristiwa itu pertama kali diketahui pada Minggu pagi saat penjaga makam melakukan pengecekan rutin.

Kepala Desa G1 Mataram, Hendri, saat dikonfirmasi Senin (8/12) membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan terdapat dua makam yang digali, yakni makam berusia sekitar 47 hari dan satu lagi makam lama. Meski lubang galian cukup dalam, tidak ada benda maupun bagian jenazah yang hilang.

“Dua makam itu digali, satu makam baru dan satu makam lama. Lubangnya sekitar satu setengah meter, tapi tidak ada yang diambil,” ujar Hendri.

Hendri menyebutkan kejadian tersebut membuat warga resah karena belum diketahui motif pelaku. Ia juga mengatakan sejumlah warga mengaitkan aksi pembongkaran dengan praktik ilmu hitam.

“Kita tidak tahu apa motif pelaku menggali makam tersebut. Motifnya saya tidak ngerti, namun banyak warga bilang itu digunakan pelaku untuk pesugihan atau ilmu hitam,” jelasnya.

Sementara itu pihak kepolisian dari Polsek Tugumulyo telah melakukan pengecekan lokasi. Polisi menyatakan pembongkaran makam hanya dilakukan pada bagian kepala dan masih mendalami identitas serta motif pelaku.

Kasus ini masih dalam penyelidikan, sementara warga setempat mulai meningkatkan kewaspadaan di area pemakaman untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Kapolsek Tugumulyo, AKP Rusdan, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa pembongkaran tersebut tidak dilakukan sepenuhnya. “Makam dibongkar itu tidak tuntas, paling sekitar 50 cm. Hanya bagian kepala saja,” ujar Rusdan.

Dari informasi yang diterima pihak kepolisian, pelaku diduga menggali makam menggunakan tangan, bukan alat. Hal inilah yang diperkirakan menjadi penyebab galian terhenti.

“Katanya, gali itu tidak boleh pakai alat, harus pakai tangan. Mungkin karena itu jadi tidak tuntas,” ungkap Kapolsek.

Kasus pembongkaran makam biasanya dikaitkan dengan mitos tertentu seperti pesugihan, mencari benda bertuah, atau ritual mistis yang menyasar makam gadis, bujang, atau bayi. Namun, kasus kali ini tidak sesuai pola tersebut.

“Biasanya yang dibongkar untuk itu kan makam gadis atau bujang. Terus orang mati berdarah atau melahirkan. Terus bayi mati. Ini tidak, orangnya laki-laki sudah tua,” jelas Rusdan.

Kepolisian juga belum mengetahui apakah pelaku mengincar benda mistis atau hal lain. Tidak ada barang atau tulang yang hilang. “Entah apa, orang sakti itu,” tutupnya.(Zul)

author

nain

Motif Ilmu Hitam Dua Makam Dibongkar di Tugumulyo

Please Login to comment in the post!

you may also like

  • by nain
  • Oct, 13, 2025 00:00
Jejak Selingkuh yang Berujung Maut