Wednesday, Jun 3, 2026

Hindari Lubang, Bus ALS membakar 16 orang Meninggal



MURATARA- Tragedi maut mengguncang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Sebuah bus Antar Lintas Sumatera (ALS) bernopol BK-7778-DL mengundang hebat dengan mobil tangki pengangkut BBM BG-8196-QB hingga keduanya terbakar dan mengakibatkan 16 orang.

Berdasarkan laporan resmi Polres Muratara, kecelakaan diduga bermula saat bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang di badan jalan. Namun kehilangan kendali pengemudi hingga bus masuk ke jalur berlawanan dan menabrak mobil tangki yang datang dari arah Jambi menuju Lubuklinggau.

Benturan keras membuat kedua kendaraan langsung dilalap api. Kobaran api dengan cepat membesar hingga membakar hampir seluruh badan bus dan mobil tangki. Sejumlah penumpang diduga terjebak di dalam kendaraan saat api membesar.

Kapolres Musi Rawas Utara dalam laporannya menyebutkan, sebanyak 16 orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Sebagian besar korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polri.

“Diduga mobil bus ALS menghindari lubang dan hilang kendali sehingga masuk ke jalur kanan lalu menabrak mobil tangki,” demikian isi laporan resmi yang disampaikan Kapolres Muratara kepada Kapolda Sumsel.

Selain korban meninggal dunia, tiga penumpang bus mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. Sementara seorang kenek bus selamat dengan luka ringan dan kini diamankan di Satlantas Polres Muratara untuk dimintai keterangan.

Korban diketahui selamat bernama Jumiatun (35) asal Pati Jawa Tengah, Ngadiono (44) asal Pati Jawa Tengah, Muhammad Fahrul Hubaidi (31) asal Tegal, serta kenek bus M Fadli bin Ibrahim (29) asal Riau.

Sementara korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi di antaranya pengemudi mobil tangki Aryanto (48), penumpang mobil tangki Martono (47), sopir bus ALS bernama Alif, serta sejumlah penumpang lainnya seperti Aldi Sulistiawan, Rani, Bela, Bahrul Ulum, Hj Syamsiah Bachri dan beberapa korban lain yang masih dalam proses pengenalan lanjutan.

Petugas juga menemukan sejumlah barang mengejutkan di lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, ditemukan tabung gas di bagasi bus, kursi kayu atau dipan, alat mesin motor, buah jeruk bali yang berserakan, hingga satu unit sepeda motor bebek di dalam bus.

Bahkan sebuah sepeda motor Suzuki Thunder ditemukan terlempar di depan bus dan diduga berasal dari muatan atas kendaraan tersebut.
Akibat kecelakaan hebat itu, kerugian material yang ditaksir mencapai Rp500 juta. Dua kendaraan yang terlibat yakni bus ALS dan mobil tangki mengalami kerusakan total akibat terbakar.

Saat ini jajaran Satlantas Polres Muratara bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kelalaian serta kondisi kendaraan saat melintas di jalur tersebut.

K abid Humas Polda Sumsel Kombespol Nandang Mukmin Wijaya, mengkonfirmasi jika saat ini proses pemeriksaaan untuk identifikasi tengah dilakukan di RS bhayangkara Polda Sumsel.

Kita masih melakukan pemeriksaan yang dilakukan tim gabungan forensik Polda Sumsel dan tim forensik mabes polri,” tegasnya singkat.(Zul)

author

nain

Hindari Lubang, Bus ALS membakar 16 orang Meninggal

Please Login to comment in the post!

you may also like