Wednesday, Jun 3, 2026

Hati-hati! Ayam Mati Satu Per Satu, Bisa Jadi Terkena Penyakit Berbahaya Ini


ayam mati mendadak

PALEMBANG – Para peternak ayam, khususnya skala rumahan dan tradisional, diminta lebih waspada. Jika ayam di kandang mulai mati satu per satu tanpa sebab yang jelas, kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal serangan penyakit mematikan pada unggas. Fenomena ini kerap terjadi secara perlahan, namun dampaknya bisa fatal dan menyebabkan kerugian besar bila tidak segera ditangani.

Beberapa peternak mengaku awalnya hanya mendapati satu ekor ayam mati mendadak. Namun dalam hitungan hari, kematian terus berlanjut hingga sebagian besar ayam di kandang habis. Ironisnya, banyak peternak menganggap sepele kejadian awal, sehingga penanganan terlambat dilakukan.

Salah satu penyakit yang paling sering menyebabkan ayam mati satu per satu adalah Newcastle Disease (ND) atau yang dikenal masyarakat sebagai tetelo. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan sangat mudah menular. Gejalanya antara lain ayam tampak lemas, nafsu makan menurun, diare kehijauan, gangguan pernapasan, hingga kelumpuhan pada leher dan sayap.

Selain ND, penyakit lain yang juga patut diwaspadai adalah flu burung (Avian Influenza). Penyakit ini sangat berbahaya karena selain mematikan bagi ayam, juga berpotensi menular ke manusia. Ayam yang terinfeksi biasanya mengalami kematian mendadak, jengger kebiruan, pendarahan di kaki, serta pembengkakan pada kepala dan mata.

Tak hanya itu, kolera ayam dan coccidiosis juga sering menjadi penyebab kematian bertahap pada unggas. Kolera ayam disebabkan oleh bakteri dan menyerang sistem pernapasan serta pencernaan, sementara coccidiosis menyerang saluran pencernaan dan ditandai dengan kotoran berdarah serta pertumbuhan ayam yang terhambat.

Pakar peternakan menyarankan agar peternak segera melakukan langkah pencegahan begitu mendapati ayam mati tidak wajar. Beberapa langkah penting yang harus dilakukan antara lain memisahkan ayam sakit, membersihkan dan menyemprot kandang dengan disinfektan, serta tidak membuang bangkai ayam sembarangan. Bangkai sebaiknya dikubur atau dibakar untuk mencegah penyebaran penyakit.

Vaksinasi rutin juga menjadi kunci utama pencegahan. Meski peternakan berskala kecil, vaksin ND dan penyakit unggas lainnya tetap penting dilakukan. Selain itu, menjaga kebersihan kandang, kualitas pakan, serta sirkulasi udara yang baik dapat meningkatkan daya tahan tubuh ayam terhadap serangan penyakit.

Dengan kewaspadaan dan penanganan yang cepat, peternak diharapkan dapat mencegah kematian massal pada ayam. Jangan anggap remeh jika ayam mati satu per satu, karena bisa jadi itu adalah tanda awal wabah penyakit serius yang mengintai kandang Anda.(*)

author

27DERAJAT.COM

Hati-hati! Ayam Mati Satu Per Satu, Bisa Jadi Terkena Penyakit Berbahaya Ini

Please Login to comment in the post!

you may also like

  • by 27DERAJAT.COM
  • Mar, 05, 2025 02:39
ILO dan APINDO Bawa Kopi Sumsel Berkelas Dunia