Wednesday, Jun 3, 2026

Chair Youges Putra Gaungkan Gerakan Besar Pemuda Sumsel: “Saatnya Kita Jadi Garda Depan Ketahanan Pangan!”


PALEMBANG – Kota Palembang bergetar oleh energi ratusan pemuda dari seluruh Sumatera Selatan. Sabtu petang (6/12/2025), aula tempat pelantikan Chair dan Board Indonesian Youth Diplomacy (IYD) Local Chapter Sumatera berubah menjadi ruang penuh optimisme dan gairah perubahan. Para pemuda dari 17 kabupaten/kota serta lebih dari 50 organisasi berdiri bahu membahu, menandai keseriusan generasi muda Sumsel terhadap masa depan daerahnya.

Di tengah gegap gempita itu, Chair IYD Sumatera, Youges Putra, tampil dengan pesan tajam yang langsung menggetarkan ruangan. Ia menyampaikan seruan yang bukan hanya inspiratif, tapi juga mengajak pada aksi nyata: pemuda harus menjadi garda terdepan menjaga ketahanan pangan Sumatera Selatan.

“Tantangan pangan bukan hanya urusan pemerintah. Ini tanggung jawab kita bersama. Dan hari ini, saya mengajak seluruh pemuda di Sumsel untuk hadir, terlibat, dan bergerak,” tegas Youges, disambut tepuk tangan panjang dan sorakan semangat dari barisan peserta.

Youges menegaskan bahwa kegiatan hari itu bukan sekadar prosesi pelantikan. Bukan pula sekadar seremoni yang berakhir setelah foto bersama. Di hadapan ratusan mata yang antusias, ia menjelaskan bahwa acara ini merupakan awal sebuah gerakan besar—gerakan kolektif untuk memastikan Sumsel memiliki ketahanan pangan yang kuat, stabil, dan berkelanjutan.

Momentum semakin emosional ketika seluruh delegasi pemuda diminta berdiri dan mengikrarkan komitmen bersama. Mereka menandatangani deklarasi kolektif sebagai bukti kesiapan untuk terlibat langsung di lapangan, dari skala rumah tangga hingga gerakan komunitas.

“Kita melantik board, tapi lebih penting dari itu, kita melantik diri kita sendiri menjadi generasi yang siap bekerja demi masa depan pangan Sumsel,” ujar Youges, menguatkan suasana penuh tekad.

Dalam pemaparannya, Youges menekankan bahwa kontribusi pemuda tidak harus dimulai dari program rumit atau proyek besar. Gerakan sederhana justru bisa menjadi pemantik perubahan. Salah satunya, menanam bibit cabai di rumah, merawatnya, lalu membagikannya kepada tetangga.

“Mulailah dari rumah. Tanam bibit, rawat, dan bagikan. Kecil, tapi inilah yang akan membangun ketahanan pangan dari akar paling dasar,” jelasnya.

Cabai dipilih bukan tanpa alasan. Komoditas ini paling sering menjadi isu di masyarakat—harganya mudah naik, kebutuhannya tinggi, dan hampir ada di setiap masakan keluarga Indonesia. Dengan gerakan menanam cabai, pemuda ingin mengurangi ketergantungan pasar dan membangun kemandirian pangan skala mikro.

Gerakan ini diberi nama “Share from Indonesia”—sebuah ajakan untuk berbagi hal baik dari lingkungan terdekat hingga ke lingkup yang lebih luas.

Lebih jauh, Youges menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa isu pangan tidak bisa selesai hanya dalam satu program atau satu kali pertemuan. Dibutuhkan jaringan pemuda yang solid, sinergi antarkomunitas, serta keberlanjutan gerakan.

“Kita tidak ingin semangat ini padam setelah acara. Kita ingin jejaring pemuda terus terkoneksi, bekerja, dan tumbuh bersama,” tegasnya.

Saat acara berakhir, suasana ruangan masih menyimpan bara semangat yang sulit padam. Ratusan pemuda itu pulang dengan komitmen baru: menjadi pelopor, bukan pengikut; menjadi agen perubahan, bukan sekadar pengamat.

Apa yang dimulai oleh Youges Putra hari itu seolah menjadi titik tolak lahirnya generasi baru di Sumatera Selatan—generasi yang berani berdiri di garis depan menjaga ketahanan pangan, membangun kemandirian daerah, dan memastikan Sumsel melangkah menuju masa depan yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan.(ril/dil)

author

27DERAJAT.COM

Chair Youges Putra Gaungkan Gerakan Besar Pemuda Sumsel: “Saatnya Kita Jadi Garda Depan Ketahanan Pangan!”

Please Login to comment in the post!

you may also like

  • by 27DERAJAT.COM
  • Mar, 05, 2025 02:39
ILO dan APINDO Bawa Kopi Sumsel Berkelas Dunia