- by 27DERAJAT.COM
- Mar, 21, 2025 03:13
FAKTUALSUMSEL, PALEMBANG – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzarekki, SE., MM., menanggapi kebijakan efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat terhadap Dana Transfer ke Daerah (TKD). Ia menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan perhitungan secara detail terhadap besaran pengurangan dana yang akan diterima Kabupaten OKI. Meski demikian, Muchendi memastikan kondisi keuangan daerah masih aman untuk pelaksanaan program di tahun 2025.
“Belum bisa berkomentar banyak karena kita lagi menghitung. Kita dikurangin
berapa gitu, totalnya 241 miliar. Jadi kalau pagu kemarin 2,4 triliun, berarti
dikurangi 241 miliar, sekitar 2,2 triliun,” ujarnya kepada koran ini , Kamis petang
(9/10).
Menurut Muchendi, langkah efisiensi ini memang perlu disikapi secara
hati-hati agar tidak mengganggu jalannya pembangunan. Pemkab OKI tengah
melakukan penyesuaian dan perencanaan ulang pada sejumlah kegiatan, terutama
yang menggunakan anggaran besar, agar tetap efisien namun tetap berdampak
positif bagi masyarakat.
Ia menegaskan, meski terjadi pengurangan alokasi TKD, pelayanan publik dan
program prioritas tetap akan dijalankan. “Kita lagi hitung, tapi aman.
Mudah-mudahan aman,” katanya dengan nada optimistis. Pemkab OKI, lanjutnya,
berkomitmen menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kemampuan
fiskal daerah.
Muchendi juga mengingatkan bahwa efisiensi anggaran bukan berarti
menghentikan kegiatan. Justru, hal ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah
untuk lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan alternatif, seperti melalui
kolaborasi dengan sektor swasta atau optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
“Perintah harus tetap jalan,” tegasnya. Ia berharap, meskipun terjadi
pengurangan dana transfer, seluruh program pembangunan dan pelayanan masyarakat
dapat tetap terlaksana sesuai target. Dengan pengelolaan keuangan yang cermat
dan terukur, Kabupaten OKI diyakini mampu menjaga stabilitas fiskal sekaligus
mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(zul)