Wednesday, Jun 3, 2026

Anak Terkena Flu? Begini Langkah Tepat yang Harus Dilakukan Orang Tua


Palembang – Musim pancaroba membuat kasus flu pada anak kembali meningkat. Para orang tua diminta lebih waspada karena flu yang terlihat ringan bisa berkembang menjadi kondisi yang mengganggu aktivitas harian bahkan mengarah ke komplikasi bila tidak ditangani dengan benar. Flu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan, dan gejalanya bisa berupa demam, pilek, batuk, sakit kepala, badan lemas, dan hilangnya nafsu makan.

Ketika seorang anak mulai menunjukkan gejala flu, orang tua sering kali bingung harus melakukan langkah apa terlebih dahulu. Berikut panduan lengkap dari tenaga kesehatan untuk membantu orang tua menangani flu pada anak secara cepat dan tepat.

Istirahat adalah kunci utama pemulihan. Ketika terkena flu, sistem kekebalan tubuh anak membutuhkan energi ekstra untuk melawan virus. Kurangi aktivitas fisik, batasi waktu bermain, dan ajak anak untuk tidur lebih lama dari biasanya. Anak yang cukup istirahat biasanya pulih lebih cepat.

Saat flu, anak cenderung kehilangan cairan lebih cepat akibat demam, berkeringat, atau napas yang lebih cepat. Pastikan anak minum air putih, susu hangat, atau sup agar tidak mengalami dehidrasi. Untuk anak yang sulit minum, berikan sedikit-sedikit namun sering. Tanda anak kekurangan cairan antara lain bibir kering, mata cekung, dan jarang buang air kecil.

Meski nafsu makan menurun, tubuh anak tetap membutuhkan nutrisi untuk melawan infeksi. Sajikan makanan hangat dan ringan seperti sup ayam, bubur, atau buah kaya vitamin C seperti jeruk dan kiwi. Hindari makanan gorengan atau terlalu manis yang bisa memperparah batuk dan membuat tenggorokan iritasi.

Untuk meredakan demam atau rasa tidak nyaman, orang tua bisa memberikan obat yang aman untuk anak seperti paracetamol sesuai dosis. Namun penggunaan obat flu kombinasi tidak disarankan tanpa konsultasi dokter karena tidak semua obat cocok untuk anak, terutama balita. Jika gejala tak membaik dalam 2–3 hari, periksakan anak ke fasilitas kesehatan.

Ruangan tempat anak beristirahat harus memiliki sirkulasi udara yang baik. Gunakan humidifier atau mangkuk berisi air hangat untuk menjaga kelembapan udara agar tenggorokan anak tidak semakin iritasi. Jauhkan anak dari paparan asap rokok dan debu yang bisa memperburuk kondisi.

Meskipun flu umumnya dapat sembuh sendiri, ada beberapa tanda bahaya yang harus diwaspadai orang tua, di antaranya:

  • Napas cepat atau sesak

  • Demam tinggi lebih dari 39°C dan tidak turun

  • Anak tampak sangat lemas atau mengantuk berlebihan

  • Bibir kebiruan

  • Tidak mau makan dan minum sama sekali

  • Muntah berulang
    Jika gejala-gejala tersebut muncul, segera bawa anak ke dokter.

Flu sangat mudah menular. Ajarkan anak untuk menutup mulut saat batuk, menggunakan tisu, dan rajin mencuci tangan. Pisahkan sementara alat makan anak yang sedang sakit dan bersihkan mainan yang sering disentuh.

Penanganan flu pada anak sebenarnya tidak sulit selama orang tua memahami langkah-langkah dasar yang benar. Yang terpenting adalah memberikan istirahat, menjaga asupan cairan, dan memantau gejala secara berkala. Jika dilakukan dengan tepat, flu biasanya membaik dalam waktu 3–7 hari.

Kewaspadaan sejak dini dapat mencegah flu berkembang menjadi infeksi yang lebih serius. Para orang tua diharapkan tetap tenang, sigap, dan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan bila melihat gejala yang tidak biasa. Dengan penanganan yang tepat, anak dapat segera kembali aktif dan ceria seperti biasa.(ril/dil)

author

27DERAJAT.COM

Anak Terkena Flu? Begini Langkah Tepat yang Harus Dilakukan Orang Tua

Please Login to comment in the post!

you may also like

  • by 27DERAJAT.COM
  • Mar, 05, 2025 02:39
ILO dan APINDO Bawa Kopi Sumsel Berkelas Dunia